Di tengah rapat kerja pemerintah, Presiden Prabowo Subianto justru membuka pembicaraan dengan sebuah kritik yang sering dialamatkan padanya: sifat keras kepala. Ia mengakuinya dengan gaya khasnya, sambil sedikit bergurau. "Kalau saya dibilang keras kepala, ya saya terima saja. Lalu saya coba pegang kepala saya," ujarnya, disambut riuh di ruangan Istana Kepresidenan, Rabu lalu.
Namun begitu, Prabowo tak memandang sifat itu sebagai sebuah kelemahan. Justru sebaliknya. Menurutnya, dalam banyak situasi, sikap keras kepala malah sangat diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.
"Kadang-kadang, dalam suatu pekerjaan, keras kepala itu dibutuhkan," tegasnya.
Ia lalu menyinggung contoh dari luar negeri, tentang keteguhan rakyat Iran. Menurut Prabowo, mereka kerap dicap keras kepala karena bertahan meski terus-menerus mendapat ancaman dari pihak lawan. "Bolak-balik diancam mau dihabisin, tapi mereka tidak menyerah," katanya.
Artikel Terkait
Wisatawan Tewas Hanyut di Air Terjun Tibu Ijo Lombok Barat
Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Hiatus, Grup Lanjut Promosi dengan Tujuh Anggota
Bigmo Minta Maaf Langsung kepada Azizah Salsha, Akhiri Konflik Hukum
Surabaya Blokir Layanan Publik bagi Mantan Suami Lalai Bayar Nafkah