KontraS Laporkan Kasus Andrie Yunus ke Bareskrim, Duga Ada Percobaan Pembunuhan

- Rabu, 08 April 2026 | 17:30 WIB
KontraS Laporkan Kasus Andrie Yunus ke Bareskrim, Duga Ada Percobaan Pembunuhan

Di sisi lain, langkah melapor ke Bareskrim ini punya makna lebih dalam bagi mereka. Ini bagian dari agenda panjang pembaruan hukum sejak reformasi digulirkan.

"Dari awal kami merasa, ini kan tindak pidana umum. Pelakunya mungkin militer, tapi forum peradilan seharusnya tidak hanya lihat seragam. Yang penting siapa korbannya dan kerugian terbesar di pihak mana," tegas Dimas.

Dia juga menyoroti sikap tertutup aparat militer dalam menangani kasus ini. Empat terduga pelaku dari TNI katanya sudah diproses, tapi sampai sekarang wajah dan identitasnya gelap. Tidak pernah diumumkan ke publik.

"Sejak awal kami merasa janggal. Empat pelaku dari TNI itu tidak pernah dimunculkan, tidak dirilis mukanya, namanya, apa pun," tuturnya.

Kondisi seperti ini, menurutnya, malah membuka ruang spekulasi. Sikap eksklusif di lingkungan militer dinilai bertolak belakang dengan janji transparansi yang selalu digaungkan.

"Apa yang terjadi di Puspom sekarang sama sekali tidak mencerminkan transparansi. Malah terkesan tertutup, eksklusif, dan berjalan dengan cara mereka sendiri yang mereka anggap prosedur baku," imbuh Dimas.

Di kesempatan yang sama, kuasa hukum Andrie Yunus, Airlangga Julio, menyampaikan temuan lain. Pihaknya mendapati sedikitnya 16 orang yang diduga terlibat dalam kasus ini. Sayangnya, status mereka masih kabur.

"Berdasarkan investigasi kami, ada 16 pelaku. Saat ini kami anggap mereka warga sipil, karena tidak ada informasi jelas dari Puspom TNI maupun Polda Metro Jaya tentang status sebenarnya," pungkas Airlangga.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar