Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk memangkas masa tunggu haji. Targetnya jelas: antrean panjang yang dulu sempat mencapai 48 tahun harus terus dipersingkat. "Kita sekarang berjuang dan alhamdulillah antrean haji tidak lagi 48 tahun," ujarnya.
Dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Rabu lalu, Prabowo menyampaikan kabar baik. Mulai 2026, masa tunggu paling lama diproyeksikan tinggal 26 tahun. Tapi itu belum cukup. "Saya berjuang untuk lebih ringkas lagi," tegasnya.
Di sisi lain, ada perkembangan lain yang tak kalah penting. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia disebut telah memiliki aset strategis di Tanah Suci. Menurut Prabowo, total lahan yang dimiliki negara di Mekkah kini mencapai sekitar 45 hektare.
"Yang lama dan yang baru, total 45 Ha," jelasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Temui Putin di Kremlin, Bahas Konsultasi Geopolitik dan Kerja Sama Ekonomi-Energi
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Soroti Arti Penting Kunjungan di Tengah Gejolak Global
Prabowo Ucapkan Terima Kasih atas Dukungan Rusia untuk Integrasi Indonesia ke BRICS
Warga Malaysia Diserahkan ke Kejaksaan Terkait 99.600 Pil Happy Five di Dumai