Januari hingga Maret 2026 menjadi periode yang sibuk bagi jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dalam rentang tiga bulan itu, mereka berhasil mengusut tidak kurang dari 1.833 kasus yang terkait peredaran gelap narkoba. Barang bukti yang berhasil diamankan pun jumlahnya fantastis: lebih dari 721 kilogram berbagai jenis narkotika.
Kombes Ahmad David, selaku Direktur Reserse Narkoba, memaparkan data tersebut dalam sebuah konferensi pers di Jakarta Selatan, Rabu (8/4). Ruangan itu terasa penuh dengan perhatian saat ia menyampaikan temuan timnya.
"Selama kurun waktu tiga bulan terakhir, Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran telah mengungkap pelaku peredaran narkoba dan penyalahgunaannya sebanyak 1.833 kasus," ujarnya dengan tegas.
Artikel Terkait
Jusuf Kalla Laporkan Isu Pendanaan Roy Suryo, Sebut Polemik Ijazah Jokowi Picu Perpecahan
Serangan Drone dan Rudal Iran Picu Alarm di Sejumlah Negara Timur Tengah
Industri Pulp dan Kertas Tembus Ekspor USD 8,17 Miliar, Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Ekspor Beras untuk Jemaah Haji Terancam Gagal Akibat Konflik Timur Tengah