Rencana pengiriman beras untuk jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi digadang-gadang bakal kandas. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menyebut ekspor ribuan ton beras oleh Perum Bulog itu menghadapi kendala serius. Penyebabnya? Situasi panas di Timur Tengah.
Gus Irfan mengungkapkan hal ini dalam sebuah rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu lalu. Rapat itu digelar di Senayan, Jakarta Pusat.
"Bulog sebenarnya sudah mengapalkan sekitar 2.200 ton beras di awal Ramadan," ujarnya.
Tapi nasib berkata lain. Hanya berselang dua hari setelah kapal berangkat, konflik meletus.
Artikel Terkait
Korban Insiden Tol Kemayoran Laporkan Pengemudi Innova atas Dugaan Pemerasan
Pemerintah Turunkan Biaya Haji 2026 Menjadi Rp87,4 Juta per Jemaah
Puspom TNI dan Divpropam Polri Perkuat Sinergi Operasional Lewat Pertemuan Strategis
Pemerintah Siapkan Satgas Khusus untuk Tumpas Pengeboran Minyak Ilegal