Air Mengalir, Harapan Tumbuh di Sikka
Air bersih itu soal hidup dan mati. Tapi lebih dari itu, ia soal martabat dan peluang. Di banyak sudut NTT, bertahun-tahun kekurangan air membelenggu warga. Urusan rumah tangga jadi sulit, apalagi memulai usaha kecil. Semuanya serba terbatas.
Namun begitu, suasana mulai berbeda di Dusun Watuliwung, Kabupaten Sikka. Sejak akhir tahun lalu, warga di sini merasakan sesuatu yang baru: air bersih mengalir langsung ke rumah mereka. Program “Sumber Air Kehidupan” dari Partai Perindo yang jadi penyebabnya. Perubahan itu nyata.
Bayangkan, sebelumnya tujuh kepala keluarga ini bergantung pada mobil tangki. Sekarang? Mereka punya sumur bor dengan menara penampung. Dua tandon raksasa masing-masing menampung lebih dari lima ribu liter menjadi pemandangan baru. Dari sana, air dialirkan lewat pipa, menghidupi kran-kran di depan rumah, bahkan sampai ke dapur dan pekarangan. Beban ekonomi pun terasa lebih ringan.
Bagi Bernadetha Rebo Novia, ibu rumah tangga 34 tahun, ini seperti keajaiban.
Artikel Terkait
Perempuan Hamil Laporkan Pacar dan Keluarganya ke Polisi Usai Dijambak dan Dipukul
KPK Panggil Plt. Bupati Rejang Lebong Jadi Saksi Kasus Suap Ijon Proyek
Polda Metro Jaya Ungkap 1.833 Kasus Narkoba dan Sita Lebih dari 712 Kg dalam Tiga Bulan
Ibu Penderita Epilepsi Tewas di Sumur Setengah Meter di Makassar