SERANG – Suara ledakan keras mengagetkan suasana di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, Kabupaten Serang, Sabtu lalu. Insiden yang terjadi sekitar pukul setengah sebelas pagi itu berawal dari mesin sterilisasi wadah makanan yang meledak. Akibatnya, dua orang pekerja di tempat itu mengalami luka bakar cukup serius.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, saat kejadian dapur sedang sibuk. Aktivitas pembersihan dan pengeringan wadah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang berlangsung. Tiba-tiba, mesin pengering berbahan stainless steel itu meledak dengan suara menggelegar.
Koordinator Lapangan SPPG setempat, Ade Yusuf, mengaku baru mengetahui kabar buruk itu beberapa jam kemudian.
“Saya mendapat informasi sekitar pukul 12.00 WIB dari kepala SPPG setempat,” ujarnya.
Dua pekerja korban ledakan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Ade menyebut, meski pelatihan teknis sudah diberikan, dugaan awal mengarah pada kesalahan manusia saat mengoperasikan alat.
“Secara teknis sebenarnya sudah ada pelatihan, namun kemungkinan terjadi human error saat pengoperasian,” katanya menerangkan.
Di sisi lain, kasus ini menyoroti satu masalah lain yang kerap luput: perlindungan bagi para relawan. Ternyata, para pekerja di dapur MBG itu belum sepenuhnya tercakup dalam BPJS Ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan masih dalam proses, sehingga penanganan korban saat ini difasilitasi oleh mitra,” jelas Ade.
Dari evaluasi sementara, terlihat ada kelalaian prosedur. Mesin pengering diduga dijalankan dalam kondisi tertutup, padahal bagian tertentu harus dibuka. Tekanan yang menumpuk di dalamnya akhirnya berujung pada ledakan yang tak terhindarkan.
Untungnya, kondisi kedua korban mulai membaik. Mereka sudah menjalani rawat jalan di Puskesmas Carenang.
Hal ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Carenang, Ipda Dhenny Hariyanto.
“Korban luka dua orang, sudah dibawa ke puskesmas dan menjalani rawat jalan,” katanya singkat.
Laporan mengenai insiden ini telah disampaikan ke SPPG pusat untuk ditindaklanjuti lebih jauh. Sementara itu, aktivitas di dapur tersebut untuk sementara dihentikan guna penyelidikan.
Artikel Terkait
Sekjen Golkar Desak Polisi Usut Tuntas Penusakan yang Tewaskan Ketua DPD Maluku Tenggara
Anggota DPR Mangihut Sinaga Sebut Ancaman Narkoba pada Generasi Muda Sudah Darurat
Mantan Pimpinan DPRD Sulsel Bantah Pernah Bahas Anggaran Bibit Nanas
Presiden Bentuk Satgas Khusus untuk Akselerasi Program Ekonomi