Militer Iran bersikeras operasi AS itu gagal total. Dalam pernyataan resmi, mereka menyebutnya sebagai 'misi penipuan dan pelarian' yang sudah "sepenuhnya digagalkan".
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga menyuarakan keraguan yang sama. Ia menyebut ada banyak pertanyaan dan ketidakpastian yang mengitari operasi militer AS di wilayah mereka. Pernyataan ini semakin mempertegas ketidakpercayaan yang menganga antara kedua negara.
Jadi, yang terlihat di permukaan adalah kisah penyelamatan pilot. Namun di balik layar, saling tuduh dan kecurigaan mendalam tentang uranium terus mengemuka, memperkeruh suasana yang sudah panas.
Artikel Terkait
Trump Umumkan Gencatan Senjata Dua Pekan dengan Iran, Bergantung Pembukaan Selat Hormuz
Dua Pencopet di Stasiun Jatinegara Ditangkap Berkat Rekaman Warga
Kejaksaan Agung Luncurkan Aplikasi Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG untuk Tekan Korupsi Dana Desa
Dealer Honda Luncurkan Promo Kartini dengan Diskon dan Voucher Oli di Jakarta-Tangerang