Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menahan diri. Serangan ke Iran yang rencananya digelar malam ini, ditangguhkannya. Namun, ini bukan tanpa syarat.
Lewat sebuah pernyataan di akun X Gedung Putih, Rabu (8/4/2026), Trump memberi ultimatum yang jelas kepada Tehran. Iran diminta membuka Selat Hormuz sepenuhnya, dan itu harus dilakukan secepatnya dengan jaminan keamanan.
Keputusan ini, menurut Trump, muncul setelah pembicaraan intens dengan dua pemimpin Pakistan.
Jadi, ada jeda selama dua pekan. Momen penangguhan itu, bagi Trump, adalah peluang emas.
Artikel Terkait
Kejaksaan Agung Luncurkan Aplikasi Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG untuk Tekan Korupsi Dana Desa
Dealer Honda Luncurkan Promo Kartini dengan Diskon dan Voucher Oli di Jakarta-Tangerang
Pengendara Motor Tabrak Truk Mogok di Bogor, Korban Luka Ringan
IHSG Melonjak 2,89%, Mayoritas Saham Justru Tertekan