Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan penyalahgunaan BBM dan elpiji subsidi di berbagai daerah. Ternyata, praktik ilegal ini bukan cuma soal pelanggaran hukum biasa. Kerugian negara yang ditimbulkan bisa mencapai angka fantastis, triliunan rupiah.
Menanggapi hal ini, Kementerian ESDM angkat bicara. Mereka menilai langkah tegas Bareskrim ini sebagai upaya serius untuk menutup kebocoran anggaran. Subsidi yang seharusnya dinikmati rakyat, dikatakan, kerap bocor ke pihak-pihak yang tak berhak.
Edi Wijaya Tarigan, perwakilan dari Ditjen Migas ESDM, secara tegas menyatakan dukungannya.
"Kami sangat mendukung kegiatan Bareskrim terkait temuan penyalahgunaan elpiji dan BBM subsidi di NKRI," ujar Edi dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Selasa lalu.
Dukungan tak cuma datang dari internal kepolisian. Pihaknya juga mengapresiasi peran Puspom TNI. Apalagi kalau sampai ada keterlibatan oknum aparat di lapangan.
Artikel Terkait
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Diklaim Minta Rp20 Miliar untuk Restorative Justice
Baku Tembak di Konsulat Israel Istanbul, Pelaku Tewas
Pertamina Tinjau Kesiapan Terminal Jakarta untuk Jamin Distribusi Energi
Menko Hukum: Polemik Kasasi Vonis Bebas Delpedro Bergantung Putusan MA