Rumah politikus PDIP Ono Surono di Indramayu, Jawa Barat, digeledah oleh KPK. Operasi itu tak hanya menyasar dokumen, tapi juga sejumlah barang bukti elektronik.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penyitaan itu dari gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin lalu. "Dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan beberapa dokumen dan juga barang bukti elektronik ya," ujarnya.
Menurutnya, barang-barang yang diamankan itu masih akan dikonfirmasi lebih lanjut. Pihak-pihak terkait, termasuk Ono Surono sendiri, bakal dimintai keterangan. Kemungkinan besar, ONS akan segera dijadwalkan untuk diperiksa.
"Termasuk terbuka kemungkinan nanti untuk dilakukan penjadwalan pemeriksaan kepada saudara ONS ya untuk menerangkan temuan-temuan penyidik," tutur Budi.
Penggeledahan di Indramayu itu sendiri terjadi pada Kamis pekan lalu. Tindakan ini sebenarnya merupakan lanjutan dari operasi serupa sehari sebelumnya, yaitu di rumah Ono Surono yang berada di Bandung.
Nah, dari penggeledahan di Bandung itu, KPK sudah lebih dulu menyita dokumen dan barang elektronik. Yang menarik, penyidik juga mengamankan uang tunai yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah dari lokasi tersebut.
Sekarang, semua barang bukti dari kedua lokasi itu sedang diteliti. Kasusnya mulai mengerucut, dan kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Selebgram Brunei Woodyrman Ditahan Polisi karena Aniaya Warga Brunei hingga Tewas di Blok M
PDIP Jatim Bagikan 485 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Miskin dan Panti Asuhan
Borneo FC Runner-Up Meski Samai Poin Persib, Regulasi Head to Head Kunci Gelar Juara
Sapi Kurban Lolos dari Ikatan, Berlari ke Jalan Raya di Ciputat Timur