Sabtu malam lalu, sekitar pukul setengah sembilan, jalanan Pantura di Demak ramai seperti biasa. Tapi di Km 35 700, suasana tiba-tiba berubah kacau. Abdul Rosid, seorang pria 48 tahun yang akrab disapa 'pak ogah', tewas mengenaskan setelah tertabrak sebuah mobil pikap. Ikan-ikan yang menjadi muatan kendaraan itu pun berhamburan di aspal, menambah kesan mencekam di lokasi kejadian.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim, semua berawal dari sebuah truk tronton gandeng. Kendaraan besar bernopol L-8685-UUC itu melaju dari Kudus menuju Semarang.
"Sesampainya di TKP, truk berjalan kurang hati-hati dan pengamatan ke depan, sehingga menabrak Daihatsu Grandmax pikap bernomor polisi AD-9824-FE yang berhenti di putaran (u-turn)," jelas Lutfil.
Rupanya, si pikap berhenti di tempat putar balik itu bukan tanpa sebab. Pengemudinya sedang bersiap untuk memutar arah. Nahas, tabrakan dari belakang oleh truk gandeng itu memberikan daya dorong yang luar biasa.
Artikel Terkait
Oscar Pensiun Dini Usai Didiagnosis Gangguan Jantung
Anggota DPR Kritik Penyelesaian Mediasi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unissula
Kejagung Tarik Kajari Karo dan Tim Jaksa Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu
Lazio dan Parma Bermain Imbang, Bologna Kalahkan Cremonese di Pekan ke-31 Serie A