Menurutnya, cara-cara seperti itu bukanlah gayanya. Bermain di belakang layar, menyuruh orang lain untuk menyerang, apalagi memakai isu sensitif seperti ijazah itu semua jauh dari karakternya. Apa yang diungkapkan Rismon, dalam pandangannya, bukan sekadar tidak akurat. Itu bohong dan beraroma fitnah.
"Kalau bicara, bicaralah yang benar," ujar JK dengan nada sedikit geram.
"Masa pakai orang, eh kau ijazah itu, enggak, bukan sifat saya itu. Ini uang, kritik orang itu, enggak pernah saya. Haram untuk saya berbuat seperti itu," pungkasnya menegaskan.
Pernyataan terakhirnya itu seperti menutup percakapan dengan satu ketegasan yang tak terbantahkan. Ia menolak seluruh narasi yang dibangun, sekaligus menegaskan prinsip yang dipegangnya selama ini.
Artikel Terkait
Banjir Bandang di Angola Tewaskan 15 Orang dan Rendam Ribuan Rumah
Lebaran Betawi ke-18 Digelar di Lapangan Banteng April 2026
Serangan Udara Israel di Beirut Selatan Tewaskan 4 Orang, Luka 30
Arbeloa Anggap Beban Kekalahan Madrid ke Mallorca Sebagai Tanggung Jawab Pribadi