Jakarta – Euforia Piala Dunia 2026 diprediksi bakal meledak lebih hebat di Indonesia. Begitulah perkiraan Usman Kansong, Kepala Redaksi Piala Dunia TVRI, yang ia sampaikan dalam tayangan Jendela Negeri, Minggu (5/4/2026). Menurutnya, antusiasme publik kali ini akan jauh mengalahkan gelaran empat tahun silam.
“Gairah masyarakat akan luar biasa, bahkan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Usman.
Lalu, apa yang mendasari prediksi ini? Rupanya, hal itu tak lepas dari persiapan infrastruktur siaran TVRI yang kini diklaim makin merata. Dengan ratusan pemancar dan puluhan stasiun daerah yang tersebar, akses untuk menyaksikan pertandingan secara langsung terbuka lebih luas. Bahkan untuk mereka yang tinggal di daerah terpencil sekalipun.
Di sisi lain, sebagai lembaga penyiaran publik yang ditunjuk jadi official host broadcaster, TVRI merasa punya tanggung jawab besar. Mereka harus menghadirkan siaran berkualitas yang benar-benar bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke.
Untuk menyambut pesta sepak bola global itu, TVRI mengusung tema “Bola Gembira”. Usman menjelaskan, tema ini bukan sekadar jargon. Ia mencerminkan semangat untuk menghadirkan hiburan yang sekaligus memberi manfaat luas, selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Pertama, ya sederhana, kita ingin menghadirkan kegembiraan lewat tontonan Piala Dunia,” ujarnya.
“Kedua, siaran ini diharapkan bisa menginspirasi pesepakbola tanah air untuk tampil lebih baik, dan siapa tahu bisa maju ke Piala Dunia empat tahun mendatang. Yang ketiga, tentu dampak ekonominya. Kami berharap ada efek domino, terutama bagi usaha-usaha kecil, menengah, dan mikro.”
Namun begitu, persiapan mereka tak cuma berhenti di layar kaca. TVRI juga aktif mendorong kegiatan nonton bareng di berbagai daerah. Inisiatif semacam ini, selain memperkuat rasa kebersamaan, juga diharapkan bisa memutar roda ekonomi lokal.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menggelar nobar, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai penonton,” kata Usman.
Dengan serangkaian persiapan itu, optimisme TVRI tampak jelas. Mereka yakin Piala Dunia 2026 nanti bukan cuma jadi sekadar tontonan seru. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan menjadi pemersatu dan penggerak ekonomi bagi banyak orang di Indonesia.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sembilan Wilayah Jawa Tengah hingga Kamis Pagi
Polisi Ungkap Peran Empat Tersangka Narkoba di Hiburan Malam New Zone Medan, dari Penyedia hingga Pengawas Razia
Gereja Katolik di Mimika Hangus Terbakar akibat Lilin Tak Dipadamkan
PBNU Kecam Kekerasan Seksual di Padepokan Pekalongan, Desak Proses Hukum Tuntas