Kereta yang terdampak adalah KA G1046 dengan rute Tegalluar Summarecon menuju Halim. Perjalanannya terhenti sekitar pukul 16.45 WIB. Untungnya, sistem sensor canggih Whoosh sudah lebih dulu mendeteksi keberadaan benda asing itu di rel.
Eva menegaskan, penghentian ini semata-mata untuk memastikan keselamatan penumpang. "Sebelumnya, sistem sensor telah mendeteksi keberadaan benda tersebut sehingga dapat diantisipasi dan tidak membahayakan perjalanan," katanya.
Proses penanganannya ternyata cepat sekali. Hanya butuh tiga menit. Pukul 16.48 WIB, semua sudah bersih dan aman.
Dan pada pukul 16.49 WIB, Whoosh pun kembali melaju. Operasional kembali normal tanpa ada keterlambatan yang berarti. "Operasional Whoosh tetap aman dan berjalan normal tanpa keterlambatan signifikan," pungkas Eva.
Artikel Terkait
KA Siliwangi Tertahan di Cianjur Akibat Banjir Rendam Rel
Yayasan dan BGN Labuhanbatu Gelar Fun Match untuk Pererat Sinergi Dapur MBG
Persib Kukuhkan Puncak Klasemen Usai Kalahkan Semen Padang 2-0
Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Agam, Pikat Wisatawan Mancanegara