kata Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, kepada wartawan.
Ia menambahkan, hingga Sabtu malam jenazah masih berada di RSUD Bayu Asih untuk proses visum. Tujuannya jelas: mencari tahu penyebab pasti kematian dan mengungkap kronologi sebenarnya.
Di sisi lain, kabar memilukan ini dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak netizen yang geram. Mereka mengutuk keras tindakan para preman dan mendesak aparat untuk segera bertindak. Sorotan publik kini tertuju pada proses hukum selanjutnya. Apakah pelaku, yang konon sudah bisa diidentifikasi, akan segera dibawa ke pengadilan?
Sebuah perayaan keluarga berakhir dengan petaka. Hanya karena masalah minuman keras, nyawa seorang ayah melayang di hari bahagia anaknya. Sungguh ironis.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung
Aturan IGRS Kominfo Picu Kekhawatiran Blokir Game dan Hambat Industri
Truk Gandeng Tabrak Pikap di Demak, Satu Orang Tewas Tertabrak