Lebih lanjut, Prabowo menegaskan komitmen negara. Negara, ujarnya, akan selalu hadir untuk mengenang jasa para pahlawan. Kehormatan mereka akan dijaga, dan pengorbanan mereka takkan pernah sirna dari ingatan.
"Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan," jelas Prabowo.
Ia juga mengajak semua pihak untuk terus melanjutkan semangat para pahlawan. "Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa," imbuhnya.
Prosesi pelepasan dan persemayaman di Bandara Soetta hari Sabtu itu benar-benar mengharu biru. Tangis keluarga pecah saat ketiga peti jenazah disejajarkan. Beberapa anggota keluarga tak kuasa menahan diri, memeluk peti yang berisi orang yang mereka cintai. Prajurit lain yang bertugas berusaha menenangkan, sebelum akhirnya keluarga didudukkan di depan peti masing-masing.
Ketiga prajurit yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Setelah upacara di bandara, jenazah mereka kemudian diterbangkan ke daerah asal untuk dimakamkan.
Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. Sementara Serka (Anumerta) Sertu Muhammad Nur Ikhwan beristirahat terakhir di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang. Adapun Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon akan dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung
Aturan IGRS Kominfo Picu Kekhawatiran Blokir Game dan Hambat Industri
Truk Gandeng Tabrak Pikap di Demak, Satu Orang Tewas Tertabrak