"Semua ini akibat pecahan peluru," ujar Joy Frankel, seorang pekerja sosial, kepada AFP di lokasi kejadian.
Media lokal seperti The Times of Israel memberitakan, sebuah rudal berisi cluster munition dari Iran mendarat dekat pangkalan militer Kirya di Tel Aviv. Lokasinya tak jauh dari kementerian pertahanan. Sementara itu, di Yerusalem timur, puing rudal juga jatuh. Untungnya, tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut.
Namun begitu, ancaman tidak hanya datang dari satu arah. Militer mengeluarkan pernyataan terpisah tentang sebuah roket yang ditembakkan dari Lebanon. Roket itu berhasil mendarat di area terbuka tanpa menimbulkan korban. Uniknya, sistem peringatan sempat rusak sehingga peluncurannya tidak terdeteksi.
Seperti kita tahu, kelompok Hizbullah di Lebanon sudah hampir setiap hari meluncurkan roket ke Israel utara. Mereka resmi terlibat perang sejak awal Maret lalu.
Semua ini adalah babak baru dari ketegangan yang memanas. Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran akhir Februari lalu ternyata memicu balasan keras. Republik Islam kini membalas dengan serangan rudal harian, tidak hanya ke Israel, tetapi juga ke beberapa negara tetangga di sekitarnya. Situasinya makin rumit, dan korban sipil terus berjatuhan.
Artikel Terkait
Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Pemalak di Purwakarta
Polda Banten Selidiki Laporan Dosen atas Dugaan Pelecehan oleh Mahasiswa
Polisi Tetapkan Tersangka Pembakar Lahan Gambut 500 Hektare di Pelalawan
Arus Mudik Paskah 2026 Naik Tipis, Ruas Solo-Jogja Tembus 27 Persen