Ia menambahkan, semangatnya sungguh terasa. Prajurit, polisi, dan masyarakat bekerja sama tanpa sekat. Hal itu diharapkannya bisa membangun kedekatan emosional yang lebih kuat, bukan sekadar jadi kegiatan seremonial belaka.
Di sisi lain, apresiasi datang dari tokoh masyarakat setempat. Joiron Wonda, salah satu kepala suku di Distrik Ilu, menyambut baik inisiatif ini.
Menurutnya, kehadiran langsung TNI dan Polri di tengah komunitas memberi dampak positif. Bukan cuma membantu fisik, tapi juga memicu kesadaran kolektif.
Artikel Terkait
Menag Usul Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Setarakan Madrasah dan Sekolah Umum
Banjir 80 Sentimeter Rendam Perumahan di Pamulang, Warga Dievakuasi Tim SAR
Ragunan Catat 36.880 Pengunjung di Hari Kedua Long Weekend Paskah
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Kawasan Tangsel