Sabtu pagi itu, suasana di RSKD Duren Sawit terlihat sedikit berbeda. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tiba-tiba muncul di lobi rumah sakit sekitar pukul setengah sebelas. Ia datang dengan satu tujuan: menjenguk puluhan siswa yang dilaporkan keracunan makanan.
Pakaiannya sederhana, baju koko putih dipadukan dengan peci hitam. Langkahnya cepat, tapi raut wajahnya tampak serius. Di tempat itu, ia sudah ditunggu oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI, Nahdiana, beserta beberapa stafnya. Tak banyak basa-basi, rombongan langsung menuju ke ruang rawat inap tempat para siswa dirawat.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadiannya bermula saat para siswa mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolah. Gejalanya seragam: mual dan muntah-muntah. Korban pun tidak sedikit.
"Saya baru dapat laporan dari Ibu Kepala Dinas Kesehatan," ujar Pramono, ditemui di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, sebelum berangkat ke rumah sakit.
Artikel Terkait
Iran Eksekusi Dua Anggota MEK, Lanjutkan Gelombang Hukuman Mati
Dua Wanita Berkelahi di Jalan Parepare, Diduga Perebutan Pria
Paus Leo XIV Pimpin Via Crucis dengan Memikul Salib di Koloseum, Tiru Tradisi Yohanes Paulus II
Jokowi Ungkap Percakapan dengan Pemimpin UEA soal Ketidakpastian Akhir Perang dan Harga Minyak