Ia lalu merinci soal waktu persiapan yang singkat.
"Latihan kali ini cuma satu minggu, lima sesi. Itu kami rasa cukup baik, sekaligus untuk melindungi klub asal pemain. Target kami jelas: kasih instruksi detail tanpa ganggu ekosistem klub, tapi timnas tetap siap," tambahnya.
Yang menarik, Souto menegaskan tidak ada sistem kasta dalam skuadnya. Semua pemain dipandang setara.
"Nggak ada istilah tim utama atau cadangan. Fokus kami bimbing pemain baru. Beberapa pemain lama sudah paham sistem, jadi bisa lebih cepat. Kalau yang baru, ya perlahan tapi pasti," tegasnya.
Ia juga menyoroti hubungan timnas dengan liga domestik. Menurutnya, performa Garuda adalah cerminan langsung kualitas PFL.
"Kalau liganya kuat, pemain akan tampil bagus di level internasional. Meski pola latihan kali ini beda bukan satu bulan penuh atau rutin mingguan saya cukup puas dengan adaptasi tim," pungkas pelatih asal Spanyol itu.
Untuk jadwal, seperti disebutkan, keberangkatan 4 April. Turnamen berlangsung 5-13 April 2026 di Nonthaburi Hall, Thailand.
Federasi Futsal Indonesia lewat pernyataannya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Timnas. Info lebih lanjut soal jadwal pertandingan akan diumumkan melalui kanal resmi FFI.
Artikel Terkait
WHO Peringatkan Sistem Kesehatan Lima Negara Timur Tengah di Ambang Kolaps
AS Gelar Operasi Penyelamatan Usai Pesawat Tempur Jatuh di Iran, Teheran Klaim Tembak Jatuh
Taman Ragunan Ramai Dikunjungi 13.000 Orang di Pagi Hari Libur Panjang
Polda NTT Kerahkan 3.227 Personel untuk Amankan Semana Santa di Larantuka