Taman Ragunan Ramai Dikunjungi 13.000 Orang di Pagi Hari Libur Panjang

- Sabtu, 04 April 2026 | 11:00 WIB
Taman Ragunan Ramai Dikunjungi 13.000 Orang di Pagi Hari Libur Panjang

Libur panjang Paskah memang selalu jadi momen yang ditunggu. Banyak orang memanfaatkannya untuk keluar dari rutinitas, dan Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan jadi salah satu pilihan favorit. Tak heran, tempat ini ramai sekali dikunjungi.

Sabtu pagi itu, suasana sudah terlihat berbeda. Dari pintu masuk utara, antrean mulai mengular. Beberapa pengunjung sabar menunggu giliran di loket tiket, sementara yang lain lebih memilih mesin tiket yang tersedia lebih cepat, katanya.

Suasana di dalam pun tak kalah ramai. Mayoritas pengunjung datang berombongan, entah bersama keluarga besar atau sekelompok teman. Dari anak-anak yang riang sampai kakek-nenek yang santai, semuanya ada. Mereka datang untuk menikmati hari libur dengan cara masing-masing.

Di beberapa sudut taman, terlihat keluarga-keluarga menggelar tikar. Mereka piknik sederhana sambil menikmati bekal dari rumah, bercanda tawa di bawah rindangnya pepohonan. Suasana santai seperti ini yang sepertinya banyak dicari.

Namun begitu, tak semua pengunjung hanya duduk-duduk. Banyak juga yang memilih berjalan kaki keliling, mengamati satwa di kandang mereka. Lalu ada pula yang bersepeda, menyusuri jalur khusus dengan riang gembira. Ragunan hari itu penuh warna dan aktivitas.

Menurut Wahyudi Bambang, Kepala Humas Ragunan, keramaian itu sudah terprediksi. Hanya sampai pukul sepuluh pagi saja, jumlah pengunjungnya sudah melampaui angka tiga belas ribu.

"Data Pengunjung libur long weekend, 4 April 2026 Jam 10.00 WIB ada 13.382 pengunjung. Masih bisa bertambah, tapi ini juga udah di atas rata-rata hari biasa,"

Begitu katanya. Dan memang, diprediksi kerumunan ini akan terus bertambah hingga matahari sore nanti mulai turun.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar