AS Balas Serangan Iran di Yordania, Dua Tentara Tewas

- Minggu, 19 Juli 2026 | 07:48 WIB
AS Balas Serangan Iran di Yordania, Dua Tentara Tewas

Dua tentara Amerika Serikat tewas dalam serangan Iran ke Yordania. Washington langsung merespons dengan serangan udara ke wilayah Iran, menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari sebulan.

Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa serangan udara itu merupakan bagian dari operasi malam kedelapan berturut-turut. Operasi ini, menurut pernyataan resmi CENTCOM, dirancang untuk melemahkan kemampuan Iran mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz sekaligus menghukum pasukan Korps Garda Revolusi Islam yang bertanggung jawab atas serangan terhadap personel militer AS di Yordania.

Kantor berita Iran, Fars dan Tasnim, melaporkan bahwa serangan AS menyasar Sirik, sebuah pelabuhan di Selat Hormuz, Iran selatan. Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran bersumpah akan memberi pelajaran yang tak terlupakan kepada AS. Ancaman itu muncul setelah AS meningkatkan serangan selama seminggu terakhir, yang menurut Iran telah menghantam bandara, stasiun kereta api, dan jembatan.

Ketegangan ini terjadi hanya sebulan setelah kedua negara menandatangani kesepakatan awal yang bertujuan mengakhiri perang. Kini, kesepakatan itu telah ditinggalkan. Iran juga menyerang fasilitas minyak di Kuwait serta pembangkit listrik dan air, menurut otoritas setempat. Sementara itu, militer Bahrain mengklaim pertahanan udaranya berhasil menangkis gelombang serangan Iran.

Dengan serangan terbaru ke Yordania, jumlah korban jiwa militer AS yang terkonfirmasi sejak konflik dimulai pada 28 Februari lalu kini mencapai 16 orang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags