Rekonstruksi Pembunuhan di Asahan Berakhir Ricuh, Ibu Korban Tak Kuasa Tahan Amarah
Suasana tegang dan emosional menyelimuti proses rekonstruksi pembunuhan seorang istri oleh suaminya sendiri di Sidodadi, Asahan, Sumatera Utara. Peristiwa naas itu terjadi awal Februari lalu. Menurut sejumlah saksi, rekonstruksi yang digelar Satreskrim Polres Asahan itu akhirnya ricuh. Bukan tanpa sebab.
Ibu korban, Isnaini Putri, tak mampu lagi menahan gejolak hatinya. Ia menangis histeris, amukannya meledak di tengah proses. Tak hanya tangis, makian pedas juga dilontarkannya langsung ke arah tersangka, mantan menantunya sendiri, yang saat itu memeragakan ulang adegan keji tersebut.
Ipda Asido Nababan, Kanit Jatanras Polres Asahan, menjelaskan tujuan acara hari itu. "Rekonstruksi ini kami lakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya dan tentunya memperkuat barang bukti untuk proses hukum nantinya," ujarnya.
Dia juga memberi penjelasan soal lokasi. "Sebenarnya ada 3 TKP yang akan kami rekonstruksi. Namun, karena TKP pertama ada di Tanjung Balai, akhirnya kami rangkum semuanya di sini saja," tambah Asido di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
BGN: Insentif Harian Rp 6 Juta untuk SPPG Bisa Dihentikan Jika Fasilitas Tak Standar
Bareskrim Amankan Tiga Pengendali Jaringan Narkoba Klub White Rabbit
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan terhadap Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon
Harga Perak Batangan Antam Turun Rp1.500 per Gram pada Jumat