UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

- Jumat, 03 April 2026 | 08:55 WIB
UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, suasana pagi itu terasa hening dan khidmat. United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara penghormatan terakhir untuk tiga prajurit TNI kita yang gugur dalam misi perdamaian. Upacara ini digelar sebelum ketiga jenazah pahlawan itu diterbangkan pulang ke tanah air.

Menurut keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI, upacara pelepasan jenazah itu dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL. Ini adalah bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengabdian mereka menjaga perdamaian dunia. Pemerintah Indonesia sendiri terus berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat proses pemulangan.

"Pemulangan jenazah diharapkan dapat dilakukan dalam pekan pertama April 2026," begitu bunyi pernyataan Kemlu, Jumat lalu.

Namun begitu, situasi di lapangan tidaklah sederhana. Dalam kondisi normal, proses repatriasi mungkin cuma butuh sekitar 17 jam. Tapi sekarang? Intensitas kontak senjata di berbagai titik, terutama di Lebanon Selatan, sedang sangat tinggi. Serangan-serangan Israel yang meningkat ikut memperumit keadaan.

Meski penuh tantangan, pemerintah berjanji akan memastikan proses ini berjalan sebaik mungkin. "Repatriasi merupakan bentuk penghormatan terakhir bagi para prajurit yang gugur, sekaligus wujud tanggung jawab negara kepada keluarga yang ditinggalkan," jelas Kemlu. Doa seluruh rakyat Indonesia, mereka harap, bisa menguatkan keluarga dan mengiringi kepulangan para pahlawan bangsa.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar