JAKARTA – Rasa prihatin dan empati disampaikan oleh jajaran Marinir TNI AL menyusul insiden peluru nyasar yang melukai dua anak di Gresik. Mayor Ahmad Fauzi, selaku Perwira Hukum Resimen Banpur 2 Marinir, menjadi juru bicara yang menyuarakan kepedulian institusinya atas musibah tersebut.
Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian ini berlangsung di sebuah mushola sekolah, tepatnya di SMPN 33 Gresik. Saat itu, tengah berlangsung acara sosialisasi dari SMKN Krian Sidoarjo. Tanggalnya? 17 Desember 2025.
“Pertama-tama, kami menyampaikan turut prihatin,” ujar Mayor Fauzi ketika dikonfirmasi pada Kamis (2/4/2026).
“Kami paham betul, peristiwa seperti ini pasti menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran di masyarakat. Rasanya sungguh tidak mengenakkan,” tambahnya.
Artikel Terkait
Arema FC Hadapi Malut United dengan Tujuh Pemain Absen
Donghae Super Junior Umumkan Album Solo Perdana dan Tur Asia 2026
Ekspor Sumsel Anjlok 34,61% pada Dua Bulan Pertama 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Didominasi Cerah Berawan Hari Ini