"Saya lagi bawa mobil saja terasa jelas goncangannya. Lihat tiang listrik di jalan bergoyang-goyang, jadi takut kalau sampai roboh. Lebih baik berhenti dulu," cerita Fanli.
Menanggapi kejadian ini, BMKG langsung bergerak cepat. Lembaga itu mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah perairan Sulut dan Malut, meski kemudian diperbarui datanya. Episentrum gempa yang cukup dalam, sekitar 62 kilometer di bawah laut, berlokasi di koordinat 1,25 LU dan 126,27 BT.
Suasana tegang sempat menyelimuti kota. Namun begitu, aktivitas perlahan mulai kembali normal setelah peringatan tsunami dicabut dan tidak ada laporan kerusakan parah di Manado. Kejadian ini kembali mengingatkan semua orang akan betapa rentannya wilayah ini terhadap guncangan bumi.
Artikel Terkait
AS Kehilangan 16 Drone MQ-9 Reaper Senilai Ratusan Juta Dolar dalam Operasi Gabungan dengan Israel
Trump Desak Sekutu Buka Kembali Selat Hormuz, Alihkan Beban dari AS
Perbaikan Jalan di Rasuna Said Sebabkan Macet Parah Menuju Mampang Prapatan
Trump Ancam Serang Iran dalam Dua hingga Tiga Pekan ke Depan