Penemuan ini otomatis mengingatkan pihak kepolisian pada laporan orang hilang yang masuk sekitar dua pekan lalu. Seorang perempuan bernama Nurul Izza (25) dilaporkan menghilang oleh keluarganya. Spekulasi pun bergulir. Apakah mayat dalam plastik itu adalah dirinya? Atau jangan-jangan korban lain?
Polisi belum bisa memastikan. Yang jelas, cara jenazah itu dibungkus dan disembunyikan mengarah pada dugaan tindak pidana serius. Bisa jadi pembunuhan. Selain jenazah, sejumlah properti milik almarhum juga diamankan dari TKP sebagai barang bukti.
Di sisi lain, penyelidikan terus digenjot. Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Soppeng, dibantu tim Inafis, masih turun ke lapangan untuk mengembangkan kasus ini. Setiap petunjuk dicari.
Ipda Sultan menambahkan, detail seperti jenis kelamin pun masih belum bisa dipastikan di tahap awal ini.
"Mengenai jenis kelamin dan detail lainnya, kami belum bisa memastikan karena baru menerima jenazah. Kami akan melakukan tindak lanjut setelah pemeriksaan forensik selesai dilakukan," katanya menegaskan.
Semua kini bergantung pada hasil autopsi. Warga setempat dan keluarga yang berduka menunggu kejelasan, sementara polisi berusaha membongkar tabir gelap di balik plastik sampah itu.
Artikel Terkait
Gempa Susulan M 5,5 dan M 3,7 Guncang Maluku Utara Usai Gempa Utama M 7,6
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Laut Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi ASN yang WFH di Kafe alih-alih di Rumah
Gempa 7,6 SR Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami