Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung tak hanya membahas kerja sama bilateral dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menyampaikan duka yang mendalam. Rupanya, perhatiannya tertuju pada insiden memilukan yang menimpa pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon.
"Saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada anggota militer Indonesia yang berpartisipasi dalam operasi perdamaian di Lebanon yang telah meninggal dunia akibat ledakan," ujar Presiden Lee.
Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan Biro Sekretariat Presiden, Rabu (1/4/2026).
Di sisi lain, Lee tak lupa menyoroti kepemimpinan Prabowo. Ia menghormati cara Presiden Indonesia itu dalam memahami dinamika global yang kompleks. Pertemuan kenegaraan ini, baginya, punya arti penting. Bukan cuma untuk mempererat hubungan kedua negara, tapi juga menegaskan peran mereka sebagai kekuatan menengah yang menjaga stabilitas dunia.
"Atas nama rakyat Korea, saya menyambut kunjungan kenegaraan Yang Terhormat Presiden Prabowo ke Korea," sambutnya.
Ia menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan strategis itu ke depannya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Dianugerahi Penghargaan Tertinggi Korea Selatan The Grand Order of Mugunghwa
IHSG Melonjak 1,91% ke 7.184, Ikuti Euforia Pasar Asia
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Panglima Pastikan Hak Keluarga Terpenuhi
Pemkot Bogor Terapkan WFH Setiap Jumat dan Potong Anggaran Bensin Pejabat