Qodari membeberkan, pembangunan KNMP tahun 2025 sudah berjalan dalam dua tahap. Tahap pertama digulirkan sejak September lalu, mencakup 65 desa di 60 kabupaten/kota se-Indonesia. Anggarannya sekitar Rp 1,2 triliun.
Per akhir Maret 2026, progresnya sudah nyaris tuntas, mencapai 99,23%. Dari 65 lokasi target, 61 di antaranya sudah selesai dibangun.
“Masih ada empat lokasi yang sedang dalam proses penyelesaian,” ucap Qodari. Keempatnya berada di Kabupaten Kapuas Hulu (Kalbar), Sumenep (Jatim), serta Pangandaran dan Garut (Jabar).
Sementara itu, Tahap II dimulai pada Desember 2025 dengan anggaran Rp 660,5 miliar untuk 35 lokasi baru. Hingga Maret lalu, realisasinya baru sekitar 16,68%, dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Mei mendatang.
Tapi target jangka panjangnya lebih ambisius lagi.
Kalau merujuk data Kementerian Kelautan dan Perikanan, program ini punya potensi produksi yang luar biasa: hingga 2,15 juta ton hasil perikanan per tahun. Angka yang, jika tercapai, akan memberi kontribusi signifikan bagi perekonomian dan ketahanan pangan kita.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Aliran Rp210 Juta Suap Rekrutmen THL PDAM Bengkulu
Justin Hubner Siap Nikahi Tunangan di Bali Usai Cetak Gol Perdana
KPK Dukung WFH Jumat untuk ASN, Tapi Masih Kaji Teknis Pelaksanaannya
Potongan Tubuh Karyawan Ayam Goreng Ditemukan Terpisah di Bogor