Yamaha Imbau Pemeriksaan Motor Usai Mudik Lebaran

- Rabu, 01 April 2026 | 11:00 WIB
Yamaha Imbau Pemeriksaan Motor Usai Mudik Lebaran

Bagi pengguna motor matic, area CVT mesti dijaga. Kalau tarikan motor terasa berat atau susah mencapai top speed, bisa jadi ada masalah di komponen CVT seperti roller atau v-belt. Biasanya, v-belt disarankan diganti setiap 25.000 km. Sementara untuk motor sport atau bebek, periksa kondisi rantai: kekencangan, kebersihan, dan lumasannya masih oke atau nggak.

Suspensi Depan dan Belakang

Guncangan jalan selama perjalanan juga bikin suspensi kerja keras. Untuk suspensi depan, pastikan seal-nya utuh, nggak bocor, dan batangnya bersih. Untuk suspensi belakang, dengarkan ada suara decit aneh atau nggak saat motor melewati jalan bergelombang. Kalau ada tanda kerusakan, mending langsung bawa ke bengkel resmi.

Kondisi Ban

Ban adalah satu-satunya yang menapak ke aspal. Periksa dengan seksama, apakah ada yang sobek, retak, atau tapaknya sudah menipis ekstrem. Pakai patokan TWI (Tread Wear Indicator). Kalau dirasa sudah gundul atau grip-nya berkurang, segera ganti. Jangan ambil risiko.

Terakhir, Filter Udara

Filter udara yang tersumbat debu bisa bikin mesin "sesak napas" dan boros bensin. Kalau motor terasa lemas tarikannya, cek saringan udaranya. Umumnya, komponen ini disarankan diganti setiap 12.000 km. Tapi kalau lewat medan berdebu ekstrem saat mudik, bisa lebih cepat aus.

Menanggapi kebutuhan perawatan pasca-mudik ini, Johannes B.M Siahaan selaku Asst. General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menyampaikan,

"Dukungan kami tidak hanya hadir saat perjalanan berangkat. Kami juga memberikan layanan perawatan dan servis setelah pulang mudik, agar motor kembali prima untuk aktivitas sehari-hari. Untuk itu, kami mengajak para pengguna melakukan servis di jaringan bengkel resmi Yamaha. Ditangani langsung oleh teknisi ahli dengan spare part asli."

Jadi, jangan tunda lagi. Periksa motormu. Lebih baik menghabiskan sedikit waktu dan biaya untuk servis daripada menghadapi masalah di jalan nantinya.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar