Penjelasannya menutup pernyataan resmi tersebut.
Di sisi lain, dari pihak penyelenggara, Fakhri Bagus Pratama punya harapan besar. Festival Berbudaya ini diimpikan menjadi ruang kolaborasi yang cair, mempertemukan pelaku budaya dalam dan luar negeri. Tujuannya jelas: memperkuat posisi Indonesia di peta kerja sama budaya global.
Ucap Fakhri menutup pembicaraan.
Dalam audiensi itu, Fadli Zon tidak sendirian. Dia didampingi oleh Staf Ahli bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis, serta Direktur Pengembangan Budaya Digital, Andi Syamsu Rijal.
Artikel Terkait
ASN Pemda Dapat Opsi WFH Setiap Jumat Mulai April 2026
Jaksa Agung Minta Kejati Papua Berani Tangani Kasus Korupsi Besar
Media Malaysia Soroti Performa Indonesia Usai Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series
Wamenhub Apresiasi Polri, Kecepatan Arus Mudik-Lebaran 2026 Capai 81 km/jam