Di layar Fox News, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terlihat yakin. Ia bicara soal perang dengan Iran, dan menurutnya garis akhir sudah tampak di depan mata. Kapan tepatnya? Itu yang belum bisa ia pastikan.
"Kita bisa melihat garis finishnya. Bukan hari ini, bukan besok, tetapi akan segera tiba," ujar Rubio dalam wawancara dengan acara "Hannity", seperti dilaporkan Aljazeera, Rabu (1/4/2026).
Meski begitu, ia tak menutup kemungkinan bahwa suatu saat nanti akan ada pertemuan langsung antara pejabat AS dan Iran. Sebuah isyarat yang menarik di tengah ketegangan yang masih berlangsung.
Pernyataan Rubio ini seolah menggemakan nada optimisme yang sebelumnya sudah dilontarkan Presiden Donald Trump. Trump sendiri dengan lantang menyatakan bahwa AS akan mengakhiri perang ini dalam waktu dua hingga tiga minggu. Bukan cuma itu, ia juga klaim bahwa serangan AS telah berhasil mencapai tujuan perubahan rezim di Iran.
Yang lebih mencolok, Trump menegaskan bahwa semua ini bisa diakhiri tanpa perlu bernegosiasi sedikit pun dengan Tehran. Sebuah pernyataan yang tentu saja menegaskan posisi keras Washington.
Di sisi lain, dari Vatikan, suara yang berbeda terdengar. Paus Leo XIV ikut angkat bicara menyikapi upaya Trump. Menurutnya, Presiden AS itu tampaknya sedang mencari 'jalan keluar' dari konflik yang menyulut Timur Tengah ini.
Artikel Terkait
Menteri Ketenagakerjaan Anjurkan WFH Satu Hari Seminggu, Sektor Vital Dikecualikan
Komisi III DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus untuk Kasus Penyiraiman Andrie Yunus
AS Pertimbangkan Ulang Komitmen ke NATO Usai Perang Iran, Kata Menlu Rubio
Atap Rumah Warga Kediri Ambruk Diterpa Hujan, Tak Ada Korban Jiwa