Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, punya kabar yang bikin dunia internasional menahan napas. Di hari Selasa kemarin, dia bilang Washington bakal mempertimbangkan ulang komitmennya terhadap NATO. Ini semua terjadi setelah perang dengan Iran berakhir.
“Saya pikir tidak diragukan lagi, sayangnya, setelah konflik ini berakhir, kita harus meninjau kembali hubungan itu. Kita harus meninjau kembali nilai NATO dalam aliansi itu untuk negara kita,” ujar Rubio dalam wawancara dengan Sean Hannity di Fox News.
Menurut dia, keputusan akhirnya tentu saja ada di tangan Presiden Donald Trump.
Lucunya, Rubio sendiri mengaku pernah jadi salah satu pendukung paling vokal untuk NATO. Saat masih duduk di Senat AS dulu, dia melihat aliansi itu punya nilai strategis yang besar. Tapi sekarang? Persepsinya berubah.
Artikel Terkait
Pemerintah Wajibkan ASN WFH Setiap Jumat untuk Hemat Energi, Potensi Penghematan Capai Rp 6,2 Triliun
Dishub Bogor Tilang Taksi Konvensional Jakarta karena Ngetem dan Operasi di Luar Wilayah
PP TUNAS Diresmikan, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat Jelang Hari Penyiaran
Israel Tuduh Hizbullah Gunakan Pos Pasukan Perdamaian PBB sebagai Perisai