“Yang jelas stok BBM kita, insya Allah aman,” ujar Samsudin.
Memang, situasi di Timur Tengah sedang memanas. Tapi, kata Samsudin, hal itu tidak serta-merta membuat Pertamina menaikkan harga. Justru, perusahaan pelat merah itu sudah menyiapkan beberapa skenario antisipasi. Misalnya, dengan memaksimalkan kapasitas kilang dalam negeri. Mereka juga berencana mencari sumber pasokan baru, bisa dari Afrika atau Amerika Latin, untuk mengurangi ketergantungan pada Timur Tengah.
Di sisi lain, upaya penghematan energi dan sosialisasi penggunaan energi terbarukan akan digencarkan. Ini bagian dari skenario besar menuju kedaulatan energi yang digaungkan Kementerian ESDM.
“Itu salah satu cara untuk menjaga stok minyak kita tetap aman,” tutup Samsudin.
Jadi, pesannya jelas: tak perlu kalap. Pemerintah menjamin ketersediaan BBM masih aman, dan harga belum akan naik. Semua imbauan itu intinya satu: agar masyarakat bisa bersikap lebih tenang dan tidak terpancing isu.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sarang Walet Rugikan Korban Rp 78 Miliar
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%