Yang membuat geram, serangan keji terhadap peacekeepers Indonesia ini terulang dalam waktu yang singkat. Tindakan semacam ini jelas tak bisa diterima. Bahkan, ini bukan peristiwa yang berdiri sendiri. Insiden ini justru jadi cermin dari situasi keamanan di Lebanon selatan yang kian memburuk. Operasi militer Israel yang terus berjalan di sana telah menciptakan risiko serius bagi pasukan PBB.
Indonesia secara konsisten mengutuk serangan Israel di kawasan tersebut. Aksi-aksi itu dinilai telah meningkatkan ancaman bagi penjaga perdamaian dan sekaligus melemahkan mandat UNIFIL yang seharusnya dijunjung berdasarkan Resolusi DK PBB 1701 (2006).
"Keselamatan dan keamanan peacekeepers PBB tidak dapat ditawar. Setiap tindakan yang membahayakan mereka merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban," tambah Menlu Sugiono.
Intinya, situasi ini sudah sangat genting. Ada nyawa yang melayang, dan rasa aman pasukan PBB terus terancam. Desakan Indonesia untuk sidang darurat DK PBB adalah langkah tegas menuntut keadilan dan mencegah korban berikutnya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Disambut Tembakan Meriam 21 Kali di Pangkalan Udara Seoul
YouTube Tutup Kanal DIBIKIN CHANNEL Penyebar Hoaks dan Konten Fitnah
Guru Madrasah di Depok Disebut Miliki Penyimpangan Seksual dan HIV
Bupati Lebak Sebut Status Mantan Napi Wakilnya, Halalbihalal Berakhir Ricuh