Ia menyebut beberapa nama seperti Jay Idzes dan Emil Audero di Italia, Kevin Diks di Jerman, lalu ada Maarten Paes di Belanda serta Calvin Verdonk yang bermain di Prancis. "Kami mengenal pemain Indonesia dengan sangat baik karena mereka bermain di liga-liga top Eropa," jelas Dimitrov.
Ia lalu membuat perbandingan yang cukup menggembirakan. "Tim ini sangat serius dan sangat bagus. Saya bisa membandingkannya dengan tim tingkat menengah di Eropa."
Pertemuan ini seolah membangkitkan kenangan. Dimitrov sempat ditanya soal kemungkinan kembali berkarier di Indonesia, mengingat ia pernah melatih Persib Bandung dulu. Jawabannya diplomatis, namun terasa hangat.
"Saat ini seluruh energi dan pikiran saya untuk timnas Bulgaria," ucapnya. "Cepat atau lambat masa tugas saya akan berakhir, dan setelah itu baru saya bisa memikirkan Indonesia atau tempat lain."
Sebuah penutup yang meninggalkan kesan mendalam, setelah satu malam di mana kekalahan justru diiringi pujian yang tulus dari sang lawan.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off