Di tengah segala keterbatasan, semangat belajar justru tak pernah padam. Lihat saja Nuraiche, seorang siswi kelas 12 SMA Negeri 2 Meureudu di Pidie Jaya. Sekolahnya masih berantakan, tapi itu tak menyurutkan niatnya untuk berangkat.
“Kami tetap belajar seperti biasa, karena juga mau ujian,” katanya lugas.
Ujian yang dimaksud adalah Ujian Kelas Akhir (UKA) yang dijadwalkan pada pertengahan April nanti. Nuraiche dan 91 teman sekelasnya sedang mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Hasanah, menjelaskan bahwa persiapan ujian tetap berjalan meski dalam kondisi darurat. Keempat belas mata pelajaran yang diujikan telah dibahas intensif. Kisi-kisi soal sudah dibagikan, ditambah dengan bimbingan belajar tambahan untuk memaksimalkan persiapan.
“Kami sudah mengadakan bimbingan belajar agar persiapan siswa lebih maksimal,” tutur Hasanah.
Memang, kondisi serba kekurangan. Tapi bagi mereka, semua itu bukan halangan. Tekad untuk lulus dan melanjutkan pendidikan justru jadi motivasi yang lebih kuat. Di balik reruntuhan, semangat untuk terus belajar ternyata tetap menyala terang.
Artikel Terkait
Tim Hukum Klaim Identifikasi 16 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026
PBB Kecam RUU Hukuman Mati Israel, Sebut Kejam dan Diskriminatif
Gejolak Iran Ancam Rantai Pasok Industri, Harga BBM Dijamin Tak Naik