Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

- Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon Selatan

Di sisi lain, bagi Lestari, tragedi ini adalah alarm peringatan yang sangat serius. Ia melihatnya sebagai bukti bahwa risiko bagi pasukan biru PBB masih sangat nyata dan tinggi, khususnya di kawasan rawan seperti Timur Tengah. Oleh karena itu, komitmen untuk melindungi mereka tidak boleh sekadar wacana di atas kertas. Harus ada langkah konkret di lapangan.

Tak cukup sampai di situ, ia juga mendesak tindakan tegas. Setiap serangan terhadap personel PBB harus diusut tuntas, tanpa ada ruang untuk impunitas atau kekebalan hukum. Ia mendorong pemerintah Indonesia untuk menggencarkan diplomasi internasional, berupaya lebih keras meredam ketegangan yang ada.

Peringatannya lagi-lagi mengena. Di balik semua pernyataan resmi, yang tersisa adalah duka keluarga dan pertanyaan besar tentang keamanan para pahlawan yang dikirim untuk menjaga perdamaian orang lain. Situasinya rumit, dan jalan keluar tak pernah sederhana. Namun, satu hal yang jelas: perlindungan bagi mereka yang menjalankan misi mulia ini harus jadi prioritas utama. Bukan besok, tapi sekarang.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar