Nilai-nilai itu, lanjutnya, harus kelihatan dalam kerja para amil. Terutama dalam menjaga amanah dan membangun kepercayaan publik. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat posisi Baznas di mata masyarakat.
"Kami ingin Baznas jadi yang pertama diingat. Lembaga terpercaya, mudah dijangkau bahkan lewat aplikasi digital dan jadi kebanggaan bersama," jelasnya.
Ke depan, targetnya cukup ambisius. Sodik memaparkan, Baznas mengejar pengumpulan zakat nasional hingga Rp160 triliun pada 2031. Untuk Baznas pusat, targetnya Rp10 triliun.
"Dua target di tahun 2031. Pertama, pengumpulan Rp160 triliun. Kedua, pendayagunaan yang adil, merata, dan benar-benar berdampak," paparnya.
Untuk mencapainya, transformasi digital akan terus digenjot. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga diperkuat agar jangkauan makin luas dan program lebih efektif.
Momentum Halalbihalal ini, tutup Sodik, diharap bisa mengingatkan semua amil untuk menjaga semangat Ramadan. "Mari kita pakai energi dari super training Ramadan ini untuk bekerja dengan lebih semangat lagi," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Apresiasi Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran 2026
Lippo Cikarang Tegaskan Karyawan Hanya Dimintai Keterangan sebagai Saksi oleh KPK
Indonesia Buka Investasi Karbon Swasta, Jepang Diajak Kerja Sama di Tokyo
Pertamina Pastikan Harga BBM Tak Berubah Sepanjang April 2026