Langit di atas Mediterania Timur kembali bergejolak. Sebuah rudal balistik yang meluncur dari Iran berhasil ditembak jatuh setelah memasuki wilayah udara Turki. Penangkalan ini dilakukan oleh sistem pertahanan udara NATO yang ditempatkan di kawasan itu.
Menurut sejumlah saksi, kejadian ini sudah yang ketiga kalinya terjadi hanya dalam hitungan bulan. Sebelumnya, awal Maret lalu, dua proyektil serupa juga berhasil dinetralisasi. Yang pertama, puing-puingnya berhamburan di distrik Dortyol, Hatay. Lalu, beberapa hari berselang, rudal lain jatuh di area kosong Gaziantep beruntung tak ada korban jiwa.
Kementerian Pertahanan Turki langsung angkat bicara. Dalam pernyataan tertulisnya Senin lalu, mereka bersikukuh akan bertindak tegas terhadap segala bentuk ancaman.
demikian bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dikutip media lokal Yeni Safak.
Artikel Terkait
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Dua Serangan Terpisah di Lebanon Selatan
Polres Metro Depok Bongkar Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kg Sabu Diamankan
Dinkes Sultra Waspadai Potensi Penularan Campak Pasca-Mudik Lebaran
Baznas: Zakat Ramadan 2024 Capai Rp480 Miliar, Hampir Sentuh Target