"Sebuah amunisi balistik, yang telah dipastikan ditembakkan dari Iran dan telah memasuki wilayah udara Turki, telah dinetralisir oleh pasukan pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur," begitu bunyi pernyataan itu.
Posisi Turki memang cukup unik. Sebagai anggota NATO yang berbatasan langsung dengan Iran, mereka sejauh ini terhindar dari gelombang pembalasan yang dialami negara-negara lain di kawasan. Teheran, tampaknya, masih menahan diri.
Di sisi lain, Ankara sendiri punya sikap yang jelas. Mereka sejak lama dikenal kritis, baik terhadap Iran maupun Israel. Upaya mereka satu: jangan sampai terseret ke dalam konflik yang memanas ini. Perang itu sendiri dipicu oleh serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran akhir Februari lalu. Dan sejak saat itu, Turki seperti berjalan di atas tali, berusaha menjaga keseimbangan di tengah ketegangan yang makin menjadi-jadi.
Artikel Terkait
Bagian Tubuh Korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Bogor
Pelatih Bulgaria Apresiasi Perkembangan Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis di Final FIFA Series
Bocah 9 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Halaman Rumah, Sopir Diduga Mengantuk
Herdman Soroti Potensi Doni Tri Pamungkas dan Beckham Putra Usai Kekalahan Timnas