Warga Tambora Pasang Spanduk Protes Tumpukan Sampah yang Menggunung di TPS Kalianyar

- Senin, 30 Maret 2026 | 20:45 WIB
Warga Tambora Pasang Spanduk Protes Tumpukan Sampah yang Menggunung di TPS Kalianyar

"Warga kami menolak kalau sampah dibuang di situ lagi. Itu kan jalan, bukan tempatnya," tegasnya.

Kondisi ini, katanya, sudah berlangsung lama. Sejak 2016, atau sudah sepuluh tahun. Warga resah. Bau busuknya mengganggu kesehatan. Solusi yang mereka minta sebenarnya jelas: relokasi TPS ke tempat yang lebih layak, misalnya di bantaran kali sekitar wilayah tersebut.

"Kami sudah usulkan, bahkan menyurati dinas terkait. Tinggal butuh kajian dan komitmen dari semua pihak," paparnya.

Ironisnya, warga di sana rutin membayar iuran sampah Rp 10 ribu per bulan. Tapi, dengan fasilitas yang serba terbatas, masalah ini seperti lingkaran setan. Cuma ada dua truk sampah yang harus melayani wilayah sangat luas, mencakup 101 RT.

Di sisi lain, warga sebenarnya siap diajak berubah. Mereka terbuka untuk program pengelolaan sampah yang lebih baik, termasuk pemilahan.

"Kalau ada program pengolahan, kami minta diajarkan. Biar warga bisa memilah dengan benar," harap Toyib.

Harapannya sederhana: ada solusi permanen agar masalah tak berulang. Selama ini, yang mereka dapat hanya janji dan penanganan yang bersifat sementara. Dan kesabaran itu punya batasnya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar