Jaringan narkoba lintas negara itu akhirnya berhasil digulung. Satresnarkoba Polres Bengkalis, di bawah Polda Riau, baru-baru ini menggagalkan peredaran sabu dan ekstasi dengan nilai fantastis, mencapai Rp 31 miliar lebih. Barang haram itu diduga kuat masuk dari Malaysia.
Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, membeberkan rincian barang sitaan dalam jumpa pers di Mapolda Riau, Senin (30/3/2026). Sabu yang diamankan mencapai 14,95 kilogram. "Kalau dihitung kasar, nilainya sekitar Rp 14,95 miliar. Asumsinya satu gram dijual satu juta rupiah," ujarnya.
Tak cuma sabu. Polisi juga menyita puluhan ribu butir pil ekstasi tepatnya 40.146 butir. Dengan perkiraan harga Rp 400 ribu per butir, nilai pil ekstasi itu menyentuh angka Rp 16,06 miliar. Jumlah yang sungguh mencengangkan.
Brigjen Hengki menegaskan, pengungkapan ini menunjukkan komitmen serius jajarannya. Bahkan, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan disebutnya punya kewaspadaan tinggi soal narkoba. "Tidak ada toleransi. Baik untuk pelaku umum, maupun internal Polri," tegas perwira lulusan Akpol 96 itu.
Menurutnya, modus jaringan internasional kerap sama: merekrut oknum di dalam pemerintahan. Bukan cuma di Indonesia, pola serupa terjadi di banyak negara, Meksiko contohnya. "Makanya, kebijakan pimpinan untuk bertindak tegas ini penting. Memberikan efek jera," sambungnya.
Operasi ini menciduk dua tersangka. Mereka berinisial DPG (27) asal Pekanbaru dan YA (22) warga Bengkalis. Dari penggeledahan, polisi menemukan tumpukan sabu, puluhan ribu pil ekstasi, plus dua unit motor dan dua ponsel sebagai alat komunikasi.
Ceritanya berawal dari informasi warga. Ada laporan rencana pengiriman sabu dalam jumlah besar lewat 'jalur tikus' di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Bengkalis. Tim Satresnarkoba pun bergerak cepat.
Pada Sabtu, 28 Maret 2026, mereka mendapat petunjuk bahwa target akan menuju Pekanbaru via Pelabuhan Roro dan jalur darat. Tanpa menunggu lama, tim langsung memburu dan menangkap dua orang mencurigakan di Jalan Nurdin, Kelurahan Limbungan, Pekanbaru.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Karnavian Serukan ASN Fokus Kerja Pascalebaran
AHY Buka Peluang Anak, Arjuna, untuk Lanjutkan Karier di Militer atau Politik
Trump Ancam Hancurkan Pusat Vital Iran Jika Kesepakatan Damai Tak Tercapai
Indonesia dan Jepang Sepakati Kerja Sama Ekonomi Strategis Senilai USD 22 Miliar