Hasil Final Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025: Daiki Hashimoto Kembali Jadi Raja All-Around
Pesenam Jepang, Daiki Hashimoto, berhasil mempertahankan gelarnya dengan menjadi juara dunia pada nomor all-around putra di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Kompetisi bergengsi yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada Rabu (22/10/2025) malam WIB ini, menyaksikan Hashimoto meraih total 85.131 poin untuk merebut gelar ketiganya secara beruntun.
Konsistensi dan Ketenangan Hashimoto di Semua Alat
Pesenam berusia 23 tahun itu menunjukkan kematangan teknik dan mental yang luar biasa di hadapan penonton. Perolehan poinnya sangat tinggi dan konsisten di semua alat: 14.000 (floor), 13.966 (pommel horse), 13.566 (rings), 14.666 (vault), 14.433 (parallel bars), dan 14.700 (horizontal bars) yang menjadi penampilan terbaiknya.
Sejarah Gelar Juara Dunia All-Around Hashimoto
Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi mutlak Daiki Hashimoto di panggung senam artistik internasional. Gelar juara dunia all-around 2025 ini adalah yang ketiga kalinya secara berturut-turut, menyusul kesuksesannya pada edisi 2022 dan 2023. Pencapaian ini menempatkannya sejajar dengan para legenda senam dunia.
“Saya sangat senang bisa kembali menjadi juara di Jakarta. Kompetisi ini sulit karena semua pesenam tampil luar biasa. Tapi saya selalu percaya dengan persiapan dan konsistensi saya,” ujar Hashimoto setelah menerima medali emas.
Peringkat Dua dan Tiga Kejuaraan Dunia Senam 2025
Pesenam China, Zhang Boheng, harus puas berada di posisi runner-up dengan mengumpulkan 84.333 poin. Zhang memberikan perlawanan sengit dan tekanan hingga detik terakhir dengan catatan stabil di semua alat.
Sementara itu, peringkat ketiga berhasil diraih oleh pesenam Swiss, Noe Seifert, dengan total 82.831 poin. Seifert menampilkan performa yang solid dan konsisten untuk naik podium.
Dominasi Jepang dan Kebanggaan bagi Indonesia
Kemenangan Hashimoto semakin memperkuat citra Jepang sebagai kekuatan utama senam artistik putra dunia. Negeri Sakura menunjukkan kedalaman skuad yang mengagumkan dengan bakat-bakat muda yang terus bermunculan.
Penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Indonesia untuk pertama kalinya pun berjalan sukses. Ribuan penonton yang memadati Indonesia Arena memberikan sambutan meriah dan tepuk tangan yang panjang saat lagu kebangsaan Jepang berkumandang di upacara penganugerahan medali.
Dengan torehan tiga gelar juara dunia beruntun, nama Daiki Hashimoto kini telah disejajarkan dengan legenda seperti Kohei Uchimura. Kemenangan di Jakarta ini menjadi awal yang sempurna bagi Hashimoto untuk melanjutkan ambisinya mempertahankan supremasi hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
Artikel Terkait
Jepang vs Swedia: Laga Penentu Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia di Grup F
Muhammad Rahmat Pilih Bergabung ke Semen Padang yang Terdegradasi demi Misi Promosi ke Super League
Stadion Untia: Harapan Baru PSM Makassar yang Masih Menanti Kepastian Batu Pertama
Cacat Format Piala Dunia 48 Tim: Dua Laga Berpotensi Jadi Imbang Kolusif