Teheran – Klaim mengejutkan datang dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada hari Minggu. Mereka menyatakan telah menghancurkan sebuah pesawat mata-mata AS, jenis E-3 Sentry AWACS, yang terkenal canggih itu. Menurut mereka, pesawat itu hancur lebur dalam sebuah operasi gabungan yang melibatkan rudal dan drone.
Operasi tersebut, kata mereka, ditargetkan ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi. Dan bukan cuma pesawat AWACS yang jadi sasaran. Beberapa pesawat lain di sekitarnya juga dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Operasi ini dilaksanakan oleh Divisi Kedirgantaraan kami,” begitu bunyi pernyataan resmi IRGC yang dimuat di Sepah News, outlet berita milik mereka.
Ini bukan serangan pertama pekan ini. Sebenarnya, baru dua hari sebelumnya, pada Jumat, pangkalan udara yang sama sudah jadi sasaran. Saat itu, serangan merusak sejumlah pesawat tanker KC-135 dan bahkan menghancurkan satu unit di antaranya. Pangkalan itu sendiri letaknya tak jauh dari Riyadh, sekitar 96 kilometer di arah tenggara ibu kota Saudi.
Artikel Terkait
Resbob Rencana Kuliah di Unpas dan Minta Maaf ke Gubernur Jabar Usai Sidang
Hyundai Kona Electric Buktikan Mobil Listrik Bisa Jadi Pilihan untuk Mudik
Kepala Otorita IKN Tegaskan Pembangunan dan Investasi Swasta Masih On the Track
Houthi Ancam Tutup Selat Bab el-Mandeb, Eskalasi Konflik dengan AS-Israel Meningkat