Pertemuan tingkat kerja yang lebih substantif akan digelar dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Lokasinya di Akasaka Palace, Tokyo. Pertemuan ini diharapkan bisa memberi angin segar bagi hubungan bilateral yang sudah berjalan puluhan tahun.
"Ada beberapa kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital," tambah Teddy, memberi gambaran tentang fokus pembicaraan nanti.
Memang, hubungan Indonesia-Jepang sudah terjalin lama. Tepatnya 68 tahun. Kerja sama di bidang ekonomi, politik, hingga sosial budaya sudah seperti rutinitas yang terus diperbarui. Dan dalam beberapa tahun belakangan, dinamikanya terlihat makin positif. Kunjungan Prabowo ini diharapkan bisa memacu laju kerja sama itu ke level yang lebih strategis lagi.
Jepang bukan satu-satunya tujuan. Setelah semua agenda di Tokyo selesai, Presiden dan rombongannya tak akan lama beristirahat.
"Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan di Jepang, Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Republik Korea untuk melaksanakan kunjungan berikutnya," pungkas Sekkab Teddy.
Jadi, malam ini Tokyo. Beberapa hari lagi, Seoul. Diplomasi lintas negara terus berjalan.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Gelar Latihan Penutup Jelang Final FIFA Series Kontra Bulgaria
Kevin Diks Yakin Timnas Indonesia Bisa Ciptakan Sejarah Lawan Bulgaria
Arus Balik Lebaran 2026 Reda, 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 AS Usai Insiden Highside