Harapan untuk meraih poin di Texas pupus sudah bagi Veda Ega Pratama. Pembalap Indonesia dari Honda Team Asia itu terpaksa harus mengakhiri balapan Moto3 Amerika Serikat lebih awal, Minggu lalu di Sirkuit of the Americas. Balapan yang diharapkan bisa menjadi momentum justru berakhir dengan kecelakaan.
Padahal, semangatnya begitu tinggi setelah kualifikasi. Veda berhasil mengamankan start dari grid keempat, posisi yang sangat menjanjikan untuk bertarung di depan. Sayangnya, balapan tak selalu berjalan sesuai rencana.
Begitu lampu padam, pertarungan sengit langsung terjadi. Veda terlibat duel ketat dengan beberapa rookie lain, seperti Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse dan Joel Esteban (LEVEL UP - MTA). Sempat terlempar ke posisi kedelapan, ia berhasil bangkit dan bahkan mencatatkan lap tercepat pada lap keempat. Itu menunjukkan potensi dan kecepatan motornya.
Namun, nasib berkata lain. Hanya selang satu lap setelah catatan tercepatnya, malapetaka datang. Saat keluar dari Tikungan 11, motornya tiba-tiba mengalami "highside" terlempar secara brutal. Veda terjatuh, dan Joel Esteban yang berada tepat di belakangnya tak punya ruang untuk menghindar. Kedua pembalap pun terlibat dalam insiden itu.
Dengan begitu, tamatlah sudah perlombaan untuk Veda.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sambut Hangat Taruna Indonesia di National Defence Academy Jepang
Tim Troya Siapkan Gugatan PMH ke Jokowi untuk Transparansi Ijazah
Veda Ega Pratama Jatuh, Posisi Klasemen Moto3 Anjlok Usai GP Amerika
Presiden Prabowo Percepat Pembukaan Sekolah Rakyat, Target Beroperasi April 2026