Jakarta – Kabar yang beredar belakangan ini memang cukup mengusik. Nama Fahd El Fouz A Rafiq, sang Ketua Umum Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA), disebut-sebut terkait sebuah dugaan pengeroyokan dan penganiayaan. Pemberitaan itu, tentu saja, langsung mendapat respons dari organisasi yang dipimpinnya.
Lewat Henry Indraguna, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM, BAPERA angkat bicara. Mereka tegas membantah. Semua informasi yang beredar, kata Henry, tidak benar dan jauh dari fakta sebenarnya.
Menurut penjelasannya, peristiwa pengeroyokan atau penganiayaan seperti yang diberitakan itu sama sekali tidak terjadi. Yang jelas, Fahd El Fouz A Rafiq dipastikan tak punya kaitan dengan kejadian tersebut.
“Keberadaan mereka di lokasi kejadian bukan atas dasar perintah, bukan dibawa, dan tidak memiliki korelasi dengan Fahd El Fouz A Rafiq,” ujar Henry Indraguna, Minggu (29/3/2026).
Ia melanjutkan, orang-orang yang disebut sebagai ‘preman bayaran’ itu diduga hadir karena urusan personal yang sama sekali berbeda, bukan terkait Fahd atau Ranny Fadh Arafiq.
Di sisi lain, BAPERA juga menepis habis kabar lain yang menyebut Fahd memiliki ajudan. Informasi semacam itu, tegas mereka, cuma menyesatkan publik dan sama sekali tidak akurat.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Ganti Pendekatan Represif dengan Humanis Hadapi Gelombang Urbanisasi Pasca-Lebaran
Prabowo Tiba di Tokyo, Akan Temui Kaisar Naruhito dan PM Takaichi
Umat Katolik Fakfak Rayakan Minggu Palma dengan Khidmat, Masuki Pekan Suci
Dinkes Flores Timur Siapkan Tujuh Posko Kesehatan untuk Semana Santa