Memang, jadwal yang padat jadi tantangan tersendiri. Persiapan untuk final ini terbilang singkat. Cuma dua hari, dengan dua sesi latihan bersama. Herdman menekankan, dalam kondisi seperti ini, kedisiplinan dan profesionalisme adalah kunci mutlak.
“Ini langkah-langkah kecil, sih. Tapi penting. Kami harus cerdas mencari celah, tetap disiplin, dan menemukan cara untuk meraih kemenangan,” tuturnya.
Di sisi lain, satu hal yang tak boleh dilupakan adalah dukungan suporter. Herdman secara khusus menyoroti hal ini. Ia terkesan dengan atmosfer panas yang diciptakan suporter Indonesia di laga-laga sebelumnya.
“Atmosfer di GBK itu luar biasa. Sungguh pengalaman yang spesial. Kami akan butuh sekali energi dari tribun untuk menghadapi tim sekuat Bulgaria,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.
Final FIFA Series 2026 antara Indonesia dan Bulgaria sendiri akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Pertandingan berlangsung besok, Senin 30 Maret 2026. Semua mata kini tertuju ke sana, menanti apakah energi positif di kamp latihan bisa terbawa ke lapangan hijau.
Artikel Terkait
Sisca Saras dan NecoMe Jepang Kolaborasi Perkenalkan Hipdut ke Pasar Global
Zulkifli Hasan Tegaskan Koalisi PAN-Gerindra adalah Koalisi Sepanjang Masa
Pemerintah Tetapkan WFH bagi ASN Setiap Hari Jumat
Kejagung Hadirkan 34 Saksi dan 8 Ahli untuk Buktikan Korupsi Satelit Kemhan Rp 306 Miliar